
| Nama Buku | : | Bawaslu dan Integrias Profetik dalam Pilkada Lombok Barat 2024 |
| Penulis | : | Samsul Hadi |
| Tebal | : | vi+135 Halaman |
| Ukuran | : | 15,5 x 21 cm |
| Kertas Isi | : | Bookpaper |
| Sampul | : | Soft Doff |
| ISBN | : | sedang di proses |
| Versi | : | Cetak |
| Tahun Terbit | : | Proses |
| Penerbit | : | Kabar Media Sejahtera |
Buku ini menegaskan bahwa pengawasan Pilkada Lombok Barat 2024 tidak dapat dipahami semata sebagai aktivitas administratif dan prosedural, melainkan sebagai praktik demokrasi yang sarat dengan dimensi etik, moral, dan tanggung jawab kebangsaan. Dalam konteks tersebut, Bawaslu Kabupaten Lombok Barat tampil sebagai institusi strategis yang tidak hanya menjalankan mandat undang-undang, tetapi juga memikul amanah nilai untuk menjaga keadilan elektoral dan kepercayaan publik.
Melalui uraian pada bab-bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa praktik pengawasan Pilkada 2024 di Lombok Barat menunjukkan dinamika yang kompleks. Di satu sisi, terdapat upaya serius dalam memperkuat pengawasan tahapan, menjaga netralitas ASN, menertibkan alat peraga kampanye, serta membangun koordinasi lintas lembaga. Di sisi lain, pengawas pemilu dihadapkan pada tantangan struktural, tekanan politik lokal, keterbatasan sumber daya, serta beban moral yang tidak ringan.
Dengan demikian, kesimpulan utama buku ini adalah bahwaintegritas profetik merupakan modal etik yang krusial bagi keberlanjutan demokrasi lokal, khususnya dalam konteks Pilkada Lombok Barat 2024. Tanpa integritas, pengawasan kehilangan makna; tanpa nilai, demokrasi kehilangan arah